Pengertian Manajemen
Welcome in blog - Manejemen
operasi adalah area bisnis yang berfokus pada proses produksi berupa barang
dimana memastikan pemeliharaan dan perkembangan produksi barang berjalan dengan
secara efektif dan efisien. Tugas manajemen operasi dari manajer operasi ini adalah menghasilkan
produk berupa barang atau jasa yang dapat mendatangkan keuntungan bagi
perusahaan. Selain itu juga bisa mengambil keputusan dalam bagian fungsi
operasi dan juga sistem transformasi yang didasarkan dari fungsi operasional.
Ruang lingkup
Pada lingkup perencanaan atau perancangan manajer
operasi harus melakukan seleksi pada perancangan desain produk, perancangan
proses dan peralatan. Manajer menentukan lokasi ,site perusahaan dan unit
produksi yang paling tepat untuk beroperasi
Pengambilan Keputusan Manajemen Operasi
Manajemen operasi memegang peran penting terutama
dalam penentuan langkah-langkah yang perlu diambil dalam kegiatan produksi
barang. Keputusan ini harus dibuat sangatlah terliti sesuai dengan situasi yang
dihadapai perusahaan, agar pada prosesnya tidak akan menimbulkan kerugian pada
perusahaan dan terdapat lima pengambilan keputusan ialah
proses,kapasitas,mutu,persediaan dan ketenaga kerjaan.
Pengertian Kewirausahaan
Pengertian kewirausahaan adalah suatu proses dalam
melakukan atau menciptakan sesuatu usaha yang baru dengan cara yang kreatif dan
penuh inovasi untuk memberikan manfaat bagi orang lain dan bernilai tambah. Jiwa wirausaha dimiliki oleh seseorang yang bisa mengabdikan
diriya terhadap pekerjaannya. Para pembisnis yang sedang memulai bisnisnya
harus mengesampingkan kepentingan-kepentingan yang bisa ditunda demi
pekerjaanya.
Meskipun banyak orang mengatakan bahwa bisnis adalah
tidak memiliki waktu yang mengikat, namun perlu diketahui bahwa untuk menekuni
bisnis justru membutuhkan waktu lebih untuk belajar, memahami dan menjalankan
bisnis dengan baik.
Tidak hanya untuk dirinya sendiri, pebisnis harus
menerapkan jiwa wirausahanya terhadap pelanggan dan calon pelanggan. Untuk
menjadi seorang wirausaha atau pembisnis yang dapat dikatakan profesional jika
ia melakukan hal-hal berikut ini:
Sangat mengenal dan meyakini produknya.
Mampu menerima kritikan dan saran yang baik dengan
tidak berdebat dengan pelanggan maupun para konsumen lainnya.
Memiliki kemampuan komunikasi yang baik dengan
anggotanya maupun pelanggan.
Bersikap yang santun, jujur dan berani mengambil
keputusan
Bertanggung jawab penuh jika saja terjadi sesuatu
terhadap produk atau jasa dalam bisnisnya yang merugikan para pelanggan.